Tidakada cara untuk mengetahui satu komponen itu bagus atau tidak di papan PCB. Tetapi seringkali anda bisa menentukannya apabila anda tau persis sifat rangkaiannya. Umumnya pemeriksaan komponen di papan PCB degan multimeter hanya untuk melihat karakteristik umum, seperti: apakah short circuit atau tidak, apakah ada output-nya atau tidak 3 Cara Menguji Transformator (Trafo) Transformator saat kita beli harus dan wajib untuk kita check apakah masih baik dan berfungsi. Karena untuk trafo biasanya tidak diberi garansi apabila rusak setelah dibeli. Hal ini dimungkinkan adanya pemutusan hubungan di gulungan/lilitan sekunder atau primer. Langkah- langkah: 1. 8XvhgC. Table of contents [Hide] [Show] Cara Mengecek Kondisi TrafoCara Mengukur Trafo Step DownCara Mengukur Trafo Step UpApa itu Trafo Step Down dan Trafo Step Up?Bagaimana Cara Menjaga Kondisi Trafo Agar Tetap Baik dan Awet? Cara Mengecek Kondisi Trafo – Halo bro-sis, kali ini Badrul Mozila ingin berbagi informasi yang penting. Artikel pada kali ini akan saya isi dengan informasi seputar Trafo. Nah bagi yang bagi belum tahu apa itu Trafo mungkin akan saya beri sedikit penjelasannya. Transformer atau yang biasa kita kenal dengan Trafo merupakan sebuah alat yang memindahkan tenaga listrik antar dua rangkaian listrik atau lebih melalui induksi elektromagnetik. Tentunya kita tidak tahu cara mengecek kondisi trafo, sehingga kita terbiasa untuk menyewa jasa teknisi atau memanggil petugas yang lebih ahli. Namun dari artikel ini tentunya kita juga harus belajar untuk mengetahui bagaimana kondisi trafo yang ada dilingkungan kita. Nah berikut ini Badrul Mozila punya cara mengecek kondisi trafo. Beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk melakukan pengecekan pada trafo apakah trafo tersebut masih berfungi baik atau tidak adalah sebagai berikut. Pertama yang perlu kita perhatikan sebelum mengukurnya adalah jenis trafo itu sendiri, jika step up atau step down, maka terdiri atas dua lilitan yaitu skunder dan primer. Jika diukur keduanya tidak akan terhubung satu sama lain. Kemudian pada lilitan skunder terdapat beberapa kaki yang saling terhubung. Begitu juga primer, berikut adalah langkah-langkah untuk mengukurnya Cara Mengukur Trafo Step Down Arahkan selector multimeter pada ohm meter, sebaiknya x 10. Kemudian tempelkan probe merah ke kaki 0 pada lilitan primer dan probe hitam ke kaki lainnya, mulai dari yang terkecil, misalnya 110V. Perhatikan jarum, maka jarum harus bergerak menunjuk nilai ohm rendah atau mendekati 0, Namun tidak sampai ke 0. Selanjutnya pindahkan probe hitam ke kaki lainnya, misalkan 220V. Maka jarum harus bergerak menunjuk nilai ohm yang rendah, tapi sedikit lebih tinggi dari sebelumnya. Kemudian kita pindahkan probe merah dan hitam ke kaki skunder. Tempelkan probe merah kekaki 0 dan hitam ke kaki lainnya, misalkan 6V Maka jarum harus bergerak ke 0. Selanjutnya pindahkan probe hitam kekaki berikutnya, dan hasilnya juga harus sama seperti sebelumnya. Setelah semua tahapan diatas selesai, selanjutnya adalah tempelkan probe merah kekaki primer dan probe hitam ke body badan trafo, maka jarum tidak boleh bergerak sama sekali. Kemudian pindahkan probe merah ke salah satu kaki skunder, dan hasilnya juga harus sama seperti di kaki primer. Jika langkah diatas sudah sesuai dengan hasil diatas, berarti trafo masih dalam keadaan baik, jika tidak sesuai berarti trafo sudah mengalami kerusakan. Cara Mengukur Trafo Step Up Nah lalu bagaimana cara mengukur trafo step up? Nah sedangkan untuk mengukur trafo step up caranya juga sama seperti halnya mengukur trafo step down. Yang menjadi pembeda hanyalah ketika posisi primer dan skundernya. Untuk itu tidak perlu dijelaskan lagi. Apa itu Trafo Step Down dan Trafo Step Up? Mungkin sebagian pembaca artikel Badrul Mozila kali ini masih belum tahu apa itu trafo step down dan apa itu trafo step up. Nah perbedaan dari kedua jenis trafo tersebut adalah sebagai berikut Trafo step down berfungsi sebagai penurun tegangan Trafo step up berfungsi sebagai penaik tegangan Bagaimana Cara Menjaga Kondisi Trafo Agar Tetap Baik dan Awet? Salah satu cara untuk menjaga kondisi peralatan listrik tetap baik dan awet serta menjaga kontinyuitas penyaluran energi listrik pada konsumen / peralatan listrik adalah dengan merawat dan memeliharanya. Nah itulah artikel Badrul Mozila kali ini mengenai Cara Mengecek Kondisi Trafo. Dan juga jangan lupa untuk terus melakukan perawatan dan pemeliharaan. Jika bro-sis ingin tidak bisa melakukan tersebut bro-sis bisa menggunakan jasa perawatan trafo di sewatama. Home > Transformator > Cara Mengukur Transformator Masih Bagus atau Tidak Trafo Rusak Transformator atau trafo, pasti deh pernah Anda lihat sewaktu Anda membuka dalaman TV, Tape Deck, atau Compo. Lantas bagaimana cara cek trafo switching atau transformator baru yang belum pernah diukur. Transformator adalah suatu alat yang digunakan untuk mengubah tegangan listrik bolak balik AC menjadi lebih besar atu lebih kecil dari semula. Nah, Transformator/trafo ini mengikuti prinsip kerja induksi elektromagnetik. Di kedua ujungnya terdapat dua jenis lilitan, yaitu lilitan primer dan lilitan sekunder. Untuk mengetahui kerusakan pada trafo, maka Cara mengecek trafo CT rusak atau tidak adalah dengan mengukurnya satu persatu padang tiap kaki dengan menggunakan multimeter yang diposisikan pada opsi ohm. Terdapat cara mengetahui voltase trafo dengan langkah tepat Cara cek trafo tidak ada tulisannya, karena hal ini penting ketika kita hendak menggunakan transformator tersebut pada sebuah rangkaian khususnya power supply, diharapkan akan mendapatkan kepastian bahwa komponen tersebut benar-benar masih bagus sehingga dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Pengukuran transformator ini sebenarnya sangat sederhana yakni dengan memanfaatkan fungsi ohm pada multimeter, yang nantinya akan digunakan untuk mengetahui apakah lilitan kawat trafo tersebut masih menyambung atau sudah putus. Tips mengetahui transformator apakah masih bagus Meskipun transformator bentuknya tidak seberapa dan seperti tidak terjadi pemutusan hubungan, tetapi harus diuji terlebih dahulu sebelum dipasang atau disolder. Hal ini disebabkan memiliki gulungan/lilitan sekunder dan primer. Pada gulungan sekunder berakhir dengan tiga kaki. Untuk mengetahui putus tidaknya gulungan sebuah transformator dapat Anda lakukan Mula-mula avometer disiapkan kemudian memutar saklar pada posisi Ohm meter. Selanjutnya memutar penyetel untuk memperoleh jarum pada angka nol. Barulah pencolok hitam dihubungkan dengan kaki lainnya pinggir kiri. Bila jarum penunjuk bergerak, berarti lilitannya baik. Kemudian pencolok merah Anda pindahkan pada kaki lainnya yang berada di pinggir. Jika bergerak jarum penunjuknya berarti baik. Lalu pencolok hitam dipindahkan pada salah satu kaki yang berada di pinggir. Apabila bergerak jarumnya berarti lilitan/gulungan sekunder dalam keadaan baik. Selanjutnya memeriksa/menguji gulungan primer yang hanya berkaki dua. Caranya sama dengan pengujian terhadap gulungan-gulungan sekunder. Jika jarum penunjuk bergerak-gerak berarti gulungan primer dalam keadaan baik. Bagi para hobbyist pemula, cara menguji komponen merupakan hal yang mendasar lho yang wajib dikuasai, termasuk transformator ini. Ciri-Ciri Trafo Rusak Apabila menggunakan ferit sebagai intinya, maka ciri ciri trafo ferit rusak dapat diketahui melalui batang ferit yang pecah, atau patah yang dapatt goyang atau mengeluarkan bunyi apabila diguncang. Apabila lilitan gosong, maka itulah ciri ciri spul trafo rusak, ditandai dengan adanya bau menyengat dan terbakar. Dapat pula diketahui kalau diukur dengan multimeter dimana lilitan primer akan putus atau sama sekali tidak nyambung, sebaliknya kalau lilitan primer nilai hambatannya terlalu kecil ini juga menandakan transformator short atau korsleting. Tambahan Ada satu lagi masalah yang sering muncul pada tranformator khususnya yang sudah digunakan cukup lama. Yakni trafo rusak karena lilitan terbakar hangus. Ini juga perlu dicari tahu bagaimana menentukan apakah lilitan pada trafo tersebut masih bagus atau sudah terbakar. Karena kalau lilitan kawat email pada trafo terbakar maka akan menyebabkan hubungan singkat atau konsleting yang nantinya menyebabkan tegangan drop atau malah listrik padam saat trafo dialiri tegangan AC. Cara mengetahui trafo masih bagus atau sudah rusak terbakar adalah dengan melihat secara langsung dari bentuk fisiknya. Perhatikan baik-baik semua sisi pada lilitan sekunder dan primer, biasanya akan nampak gosong atau sediikit meleleh pada lapisan plastiknya. Juga akan tercium bau gosong dan menyengat saat trafo kondisi digunakan karena lilitannya terbakar akibat konslet.